FOKUSMEDIA.CO.ID — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memenuhi undangan Wali Kota New York Zohran Mamdani untuk pertemuan bilateral di Civic Hall, New York, pada Minggu (20/9). Keduanya membahas peluang kerja sama di sektor transportasi publik, udara bersih, pengelolaan air, ketahanan pesisir, sampah, dan keterjangkauan harga pangan. Pertemuan berlangsung di sela agenda Urban 20 Mayors Summit 2026 yang bertepatan dengan pembukaan Sidang Majelis Umum PBB.
Pramono memenuhi undangan resmi kantor Wali Kota New York tertanggal 27 Juli 2026. Ia berangkat ke Amerika Serikat pada Jumat (18/9) untuk menghadiri Urban 20 (U20) Mayors Summit 2026 yang berlangsung 19-21 September.
Pemanasan ala Penggemar New York Knicks
Sebelum masuk ke pembahasan substansi, Pramono memperkenalkan diri kepada Mamdani sebagai penggemar tim bola basket New York Knicks. Momen itu ia bagikan melalui unggahan di Instagram pada Minggu (20/9).
"Hai, Mayor Zohran Mamdani. Saya penggemar New York Knicks," kata Pramono.
"Oh, sungguh? Selamat datang di New York," jawab Mamdani.
Pramono mengaku senang ketika New York Knicks menjuarai National Basketball Association (NBA) 2026. Ia juga menyebut telah mendukung Knicks sejak era Patrick Ewing (1985-2000) dan Carmelo Anthony (2011-2017).
"Pemain favorit saya, Jalen Brunson dan Josh Hart, Mikal Bridges. Tapi, sejak era Patrick Ewing dan juga Carmelo Anthony, saya sudah jadi penggemar New York Knicks," ujarnya.
Mamdani menyambut pengakuan tersebut. "Wow, kami sangat senang bertemu dengan Anda," kata Mamdani.
"Sebelum membahas yang serius-serius, pemanasan dulu sebagai fans NBA sejati," tulis Pramono di Instagram.
Agenda Urban 20 dan Sidang Majelis Umum PBB
Kehadiran Pramono di New York merupakan bagian dari undangan menghadiri U20 Mayors Summit 2026. Forum itu mempertemukan pemimpin kota-kota besar dunia untuk membahas perspektif dan rekomendasi kebijakan perkotaan.
Agenda tiga hari tersebut bertepatan dengan pembukaan Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa. Isu yang dibahas meliputi krisis perumahan, perubahan iklim, mobilitas manusia, dan kesempatan ekonomi.
Pertemuan itu dijadwalkan menghasilkan dokumen kesepakatan bersama, U20 Communiqué. Dokumen ini menjadi rujukan kota-kota anggota dalam menyusun kebijakan perkotaan ke depan.
Kerja Sama Olahraga dan Kepariwisataan
Di luar dua agenda utama, Pramono akan menjadi pembicara dalam Heat Roundtable bersama C40 Cities, Harvard University's Salata Institute for Climate and Sustainability, dan Atlantic Council's Climate Resilience Center.
Sebelum kembali ke tanah air, ia dijadwalkan menandatangani Letter of Intent dengan New York University (NYU). Kerja sama itu menandai upaya Jakarta mengembangkan industri olahraga dan kepariwisataan.
"Rangkaian kunjungan ini menjadi kesempatan bagi Jakarta untuk memperkuat perannya dalam kerja sama antarkota di dunia, sekaligus membawa pulang pengetahuan dan kemitraan yang dapat diterapkan untuk meningkatkan pelayanan publik dan kualitas hidup warga Jakarta," tulis Pramono dalam keterangannya.