Samsung Galaxy Watch9 Meluncur, Peningkatan Kesehatan yang Tak Semua Orang Butuh

Samsung Galaxy Watch9 Meluncur, Peningkatan Kesehatan yang Tak Semua Orang Butuh
Samsung Galaxy Watch9 Meluncur, Peningkatan Kesehatan yang Tak Semua Orang Butuh

FOKUSMEDIA.CO.ID — Samsung resmi merilis Galaxy Watch9 sebagai smartwatch harian dengan pelacakan kesehatan yang lebih lengkap, hadir dalam dua ukuran dan mulai dijual dengan harga USD 80. Bagi pengguna Indonesia yang sudah terikat ekosistem Samsung, perangkat ini menawarkan pembaruan prosesor dan fitur kebugaran yang lebih kaya dibanding generasi sebelumnya.

Samsung meluncurkan Galaxy Watch9 bersama Galaxy Watch Ultra2, versi smartwatch yang lebih tangguh dan tahan guncangan untuk aktivitas luar ruang. Galaxy Watch9 diposisikan sebagai pilihan sehari-hari, tersedia dalam ukuran 40 mm dengan warna cream dan graphite, serta ukuran 44 mm dalam warna graphite dan silver.

Dibanding Galaxy Watch8 tahun lalu, pembaruan yang dibawa terbilang moderat. Ada prosesor lebih cepat, kapasitas baterai sedikit lebih besar, dan rangkaian metrik kesehatan yang diperluas.

Prosesor Baru dan Wear OS 7

Pembaruan perangkat keras utama Galaxy Watch9 ada pada prosesornya. Jam ini kini memakai platform Qualcomm Snapdragon Wear Elite, yang diklaim Samsung meningkatkan performa CPU dan GPU sekaligus efisiensinya.

Dalam pengujian, jam merespons dengan lancar saat menggulir menu, membuka aplikasi, dan menutup notifikasi. Wear OS 7 juga menambah widget yang lebih bisa disesuaikan serta pembaruan langsung dari aplikasi yang kompatibel.

Salah satu fitur baru yang menarik adalah raise-to-talk untuk Gemini. Angkat pergelangan tangan ke arah mulut, dan pengguna bisa langsung berbicara dengan asisten AI Google. Fitur ini sudah ada di Google Pixel Watch selama dua generasi, sehingga kehadirannya di jam Samsung terbilang terlambat.

Baterai Lebih Besar, Daya Tahan Tak Berubah

Samsung menaikkan kapasitas baterai Galaxy Watch9. Model 40 mm kini memakai baterai 390 mAh, naik dari 325 mAh, sementara model 44 mm mendapat sel 445 mAh dari sebelumnya 435 mAh.

Sayangnya, kenaikan itu tidak berbanding lurus dengan daya tahan. Samsung masih memperkirakan baterai bertahan hingga 30 jam, tetapi dalam pemakaian nyata dengan Always-On Display aktif, rata-rata hanya sekitar 25 jam.

Angka itu cukup untuk melewati sehari semalam, tapi belum membuat pengisian daya bisa dilupakan. Pengisian penuh juga memakan waktu sekitar 100 menit, jauh lebih lama dibanding Pixel Watch 5 yang hanya butuh 45 menit.

Layak Dimiliki Siapa?

Setelah dua pekan menguji model 40 mm, kesimpulannya: pengguna Galaxy Watch8 tidak perlu buru-buru pindah ke Watch9. Pembaruannya terlalu kecil untuk pembelian impulsif.

Namun, bagi yang masih memakai Galaxy Watch generasi lama atau sudah berinvestasi di ekosistem Samsung, Galaxy Watch9 menjadi pilihan paling masuk akal. Fitur kesehatan yang melimpah tetap berguna, meski sebagian metrik mungkin tidak pernah benar-benar dipakai pengguna sehari-hari.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index