Masjid IKN

Masjid IKN di Sepaku Sedang Diproses Jadi Masjid Negara, Siap Jadi Pusat Aktivitas Keagamaan Nasional

Masjid IKN di Sepaku Sedang Diproses Jadi Masjid Negara, Siap Jadi Pusat Aktivitas Keagamaan Nasional
Masjid IKN di Sepaku Sedang Diproses Jadi Masjid Negara, Siap Jadi Pusat Aktivitas Keagamaan Nasional

JAKARTA - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menyatakan bahwa Masjid IKN di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, sedang diproses menjadi Masjid Negara. Proses ini dilakukan melalui Keputusan Presiden atas usulan Menteri Agama.

Dengan status baru, Masjid IKN diharapkan memiliki tata kelola yang mengikuti standar Masjid Negara Istiqlal Jakarta. Penetapan ini juga akan mengatur teknis pelaksanaan ibadah dan imam yang memimpin shalat di masjid tersebut.

Imam dan Pelaksanaan Ibadah Sesuai Standar Nasional

Untuk Shalat lima waktu, Tarawih, hingga Shalat Idul Fitri, imam yang ditunjuk adalah Imam Masjid Istiqlal, Martomo Malaing. Penunjukan ini memastikan semua ibadah berjalan sesuai pedoman nasional dan praktik keagamaan yang seragam.

Pada Rabu, 18 Februari 2026 malam, ribuan jamaah memadati Masjid IKN untuk melaksanakan Shalat Tarawih. Antusiasme masyarakat menunjukkan peran masjid sebagai pusat aktivitas spiritual di ibu kota baru.

Kegiatan Ramadan dan Kultum di Masjid IKN

Selama bulan Ramadan, Masjid IKN juga menggelar kuliah tujuh menit atau kultum. Kegiatan ini dibawakan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Timur, Abdul Kholiq, bersama sejumlah dai lokal terpilih.

Kultum menjadi sarana bagi jamaah untuk memperdalam pemahaman agama secara singkat dan praktis. Aktivitas ini memperkaya pengalaman spiritual masyarakat di tengah kesibukan kota baru.

Penguatan Program Dai 3T di IKN

Program Dai 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal) dari Kementerian Agama juga diperkuat di wilayah Sepaku. Ramadan 2026 menjadi momentum strategis untuk meneguhkan identitas keagamaan di ibu kota baru Indonesia.

Program ini tidak hanya menekankan penyebaran dakwah tetapi juga memperkuat karakter dan pemahaman masyarakat terhadap ajaran Islam. Dai 3T diharapkan menjadi pilar penting bagi penguatan kegiatan keagamaan nasional.

Fasilitas Masjid IKN Siap untuk Aktivitas Nasional

Otorita IKN menyatakan bahwa fasilitas Masjid IKN telah seratus persen siap menyambut berbagai aktivitas ibadah. Selain ibadah, masjid juga bisa menampung kegiatan sosial dan keagamaan dengan standar tata kelola bertaraf nasional.

Kesiapan ini mencakup ruang shalat, sarana penunjang ibadah, serta fasilitas untuk kegiatan dakwah dan sosial. Hal ini menjadikan Masjid IKN sebagai pusat kegiatan umat yang modern dan representatif di ibu kota baru.

Peran Masjid IKN dalam Pembentukan Identitas Keagamaan Ibu Kota

Masjid IKN diproyeksikan menjadi simbol religius dan pusat pembinaan spiritual masyarakat. Peran ini sejalan dengan visi IKN sebagai kota modern yang tetap menekankan nilai-nilai keagamaan.

Selain menjadi tempat ibadah, masjid juga akan menjadi sarana edukasi dan penguatan karakter generasi muda. Aktivitas keagamaan di masjid diharapkan berdampak luas bagi komunitas sekitar dan warga ibu kota baru secara keseluruhan.

Kolaborasi Otorita IKN dan Kementerian Agama

Penetapan Masjid IKN sebagai Masjid Negara merupakan hasil kerja sama antara Otorita IKN dan Kementerian Agama. Kolaborasi ini memastikan standar nasional diterapkan dalam tata kelola dan pelaksanaan ibadah di masjid.

Kerja sama ini juga memperkuat koordinasi untuk pengembangan program keagamaan yang berskala nasional. Hal ini menjadikan Masjid IKN sebagai model bagi masjid lain di seluruh Indonesia.

Momentum Ramadan untuk Aktivitas Keagamaan dan Sosial

Bulan Ramadan dijadikan momentum penting untuk memperkuat aktivitas ibadah dan sosial di Masjid IKN. Semua kegiatan, mulai dari kultum hingga shalat berjamaah, berlangsung dengan protokol yang rapi dan nyaman bagi jamaah.

Masjid IKN menjadi contoh integrasi antara kegiatan spiritual dan sosial di lingkungan perkotaan baru. Keberadaan masjid mendukung pembangunan karakter masyarakat sekaligus memperkuat ikatan komunitas.

Meningkatkan Peran Masjid IKN sebagai Pusat Dakwah dan Edukasi

Dengan status Masjid Negara, Masjid IKN juga berperan sebagai pusat dakwah dan edukasi keagamaan. Program ini diharapkan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat di ibu kota baru.

Dari penguatan kultum hingga pelaksanaan program Dai 3T, Masjid IKN menjadi wahana strategis untuk menanamkan nilai-nilai spiritual dan sosial kepada masyarakat luas.

Harapan Otorita IKN dan Masyarakat

Otorita IKN berharap Masjid IKN menjadi contoh masjid modern yang berstandar nasional. Masyarakat diharapkan aktif berpartisipasi dalam semua kegiatan ibadah dan sosial yang diadakan.

Dengan demikian, Masjid IKN akan menjadi simbol religius dan pusat pembinaan spiritual di ibu kota baru Indonesia. Semua persiapan dan program diarahkan agar masjid mampu berfungsi secara optimal.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index