BCA

BCA Perkuat Keamanan Siber dengan Strategi Tiga Pilar

BCA Perkuat Keamanan Siber dengan Strategi Tiga Pilar
BCA Perkuat Keamanan Siber dengan Strategi Tiga Pilar

JAKARTA - BCA mengintegrasikan tiga pilar utama, yaitu people, process, dan technology, untuk menghadapi tren kejahatan daring. 

Pendekatan ini menjadi fondasi untuk melindungi sistem dari ancaman siber yang semakin beragam. Ancaman tersebut meliputi phishing, social engineering, hingga serangan DDoS yang dapat mengganggu layanan.

Fokus pada people menekankan pentingnya kesadaran keamanan di seluruh level organisasi. Bank rutin melakukan simulasi serangan siber untuk menguji kesiapsiagaan karyawan terhadap situs palsu. Dengan cara ini, BCA dapat memantau kerentanan internal dan mengidentifikasi area yang memerlukan edukasi tambahan.

Selain edukasi, tim keamanan diperkuat melalui sertifikasi profesional. Penerapan Cybersecurity Framework dari NIST menjadi acuan global untuk identifikasi, perlindungan, deteksi, respons, dan tata kelola risiko. Hal ini memastikan standar keamanan yang konsisten di seluruh sistem perbankan.

Perlindungan Teknologi dan Infrastruktur

Dari sisi teknologi, BCA mengoperasikan Security Monitoring Center 24 jam untuk memantau aktivitas mencurigakan. Berbagai sertifikasi ISO terkait perlindungan data pribadi dan sistem informasi telah diperoleh. Infrastruktur ini memberikan lapisan perlindungan tambahan terhadap potensi serangan siber.

Penggunaan teknologi mutakhir membantu deteksi dini terhadap upaya pencurian data. Sistem ini memungkinkan respons cepat untuk meminimalkan dampak dari insiden keamanan. Dengan pengawasan berkelanjutan, nasabah dan perusahaan tetap terlindungi dari gangguan digital.

Bank juga mengadopsi mekanisme keamanan berlapis yang terintegrasi. Setiap transaksi dan aktivitas pengguna dipantau secara real-time. Langkah ini menambah keyakinan nasabah bahwa data dan dana mereka aman di ekosistem BCA.

Proses Ketat untuk Transaksi Aman

Pada aspek proses, BCA menekankan pengawasan ketat terhadap setiap alur transaksi dan penanganan keluhan. Investigasi mendalam dilakukan saat nasabah melaporkan dugaan kejahatan daring. Prosedur ini memastikan setiap laporan ditangani secara profesional dan tepat waktu.

Jika dana nasabah terdeteksi dialihkan ke luar ekosistem BCA, koordinasi segera dilakukan dengan lembaga keuangan terkait. Pelaku kejahatan biasanya memindahkan dana dengan cepat untuk dicairkan di bank lain. Proses ini dirancang agar respons bank cepat dan meminimalkan kerugian nasabah.

Proses internal yang ketat juga mencakup pemantauan setiap aktivitas mencurigakan. Tim investigasi memiliki protokol khusus untuk mengidentifikasi pola penipuan. Hal ini meningkatkan efektivitas perlindungan dan menjaga kepercayaan nasabah.

Edukasi Nasabah untuk Keamanan Digital

BCA juga fokus pada edukasi publik untuk mencegah kejahatan daring. Nasabah diimbau menjaga kerahasiaan data sensitif seperti PIN, kata sandi, dan kode autentikasi. Peringatan khusus diberikan terkait penggunaan fitur KeyBCA, terutama Appli 1 dan Appli 2.

Permintaan kode Appli 2 oleh pihak luar harus diwaspadai karena merupakan instrumen autentikasi penting. Nasabah yang waspada dapat mencegah akses tidak sah dan transaksi penipuan. Edukasi ini menjadi bagian integral dari strategi keamanan yang komprehensif.

Selain sosialisasi, BCA menyediakan panduan digital agar nasabah memahami cara melindungi akun mereka. Tips dan simulasi online membantu meningkatkan kesadaran keamanan sehari-hari. Dengan keterlibatan aktif nasabah, risiko kejahatan daring dapat diminimalkan.

Integrasi People, Process, dan Technology

Integrasi tiga pilar menjadi kunci strategi keamanan BCA. People fokus pada edukasi dan kesiapsiagaan, process mengatur alur transaksi dan investigasi, sedangkan technology memantau dan melindungi sistem secara real-time. Kombinasi ini menciptakan ekosistem yang tangguh menghadapi ancaman siber.

Pendekatan menyeluruh ini memastikan nasabah dapat melakukan transaksi dengan aman dan nyaman. Sistem yang terintegrasi juga mendukung kepatuhan terhadap standar keamanan global. Dengan cara ini, BCA menunjukkan komitmen dalam menghadapi tantangan kejahatan digital yang terus berkembang.

Ke depan, strategi ini diharapkan memperkuat kepercayaan nasabah terhadap layanan digital BCA. Upaya berkelanjutan pada people, process, dan technology akan menjadi landasan perlindungan yang efektif. Inovasi keamanan ini memastikan layanan perbankan tetap andal dan aman bagi semua nasabah.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index