Harga Pangan Nasional

Kenaikan Harga Pangan Nasional: Bawang, Cabai, Minyak Goreng Tekan Biaya Rumah Tangga

Kenaikan Harga Pangan Nasional: Bawang, Cabai, Minyak Goreng Tekan Biaya Rumah Tangga
Kenaikan Harga Pangan Nasional: Bawang, Cabai, Minyak Goreng Tekan Biaya Rumah Tangga

JAKARTA - Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional mencatat pada Selasa, 3 Maret 2026 pukul 09.56 WIB, harga bawang merah berada di Rp47.650 per kilogram. Cabai rawit merah tercatat Rp68.550 per kilogram, menjadi tekanan signifikan bagi biaya belanja rumah tangga.

Bawang putih dijual Rp43.600 per kilogram, sementara cabai merah besar Rp40.200 per kilogram. Cabai merah keriting berada di harga Rp40.350 per kilogram dan cabai rawit hijau Rp37.850 per kilogram, menunjukkan tren kenaikan bumbu dapur.

Harga Beras Variatif Sesuai Kualitas

Beras kualitas bawah I dijual Rp14.600 per kilogram, sedangkan kualitas bawah II Rp14.500 per kilogram. Untuk kualitas medium I dan II masing-masing Rp15.750 dan Rp15.850 per kilogram, sedangkan kualitas super I Rp17.150 dan super II Rp16.900 per kilogram.

Perbedaan harga beras ini mencerminkan variasi kualitas dan permintaan pasar. Konsumen disarankan memilih sesuai kebutuhan dan kemampuan daya beli agar pengeluaran tetap terkendali.

Daging dan Telur Mengikuti Tren Kenaikan Harga

Daging ayam ras tercatat Rp37.900 per kilogram, sedangkan daging sapi kualitas I Rp142.800 dan kualitas II Rp139.400 per kilogram. Telur ayam ras diperdagangkan Rp33.900 per kilogram, menjadi komoditas penting bagi konsumsi sehari-hari.

Kenaikan harga protein hewani ini disebabkan oleh biaya produksi dan distribusi yang meningkat. Masyarakat harus memperhatikan pengaturan pola konsumsi agar anggaran rumah tangga tetap stabil.

Gula dan Minyak Goreng Memicu Lonjakan Biaya Masak

Gula pasir premium tercatat Rp22.000 per kilogram, sementara gula pasir lokal Rp19.200 per kilogram. Minyak goreng curah dijual Rp18.850 per liter, minyak kemasan bermerek I Rp22.950, dan bermerek II Rp22.100 per liter.

Lonjakan harga gula dan minyak goreng menjadi perhatian karena kedua komoditas ini digunakan hampir di semua rumah tangga. Pemerintah dan pedagang disarankan memastikan pasokan tetap tersedia agar harga tidak melambung lebih tinggi.

Dampak Kenaikan Harga Pangan ke Konsumen

Kenaikan harga bawang, cabai, daging, telur, gula, dan minyak goreng berpotensi menekan daya beli masyarakat. Pemantauan rutin PIHPS diharapkan dapat membantu pemerintah dan pedagang menstabilkan harga dan pasokan pangan.

Strategi pengelolaan stok dan distribusi yang baik menjadi kunci agar masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga terjangkau. Pengawasan harga yang transparan juga meminimalkan gejolak menjelang hari besar.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index