Pergadaian

Industri Pergadaian Tumbuh Pesat, Capai Pembiayaan Signifikan pada 2025

Industri Pergadaian Tumbuh Pesat, Capai Pembiayaan Signifikan pada 2025
Industri Pergadaian Tumbuh Pesat, Capai Pembiayaan Signifikan pada 2025

JAKARTA - Industri pergadaian Indonesia terus menunjukkan angka pertumbuhan yang mengesankan dalam penyaluran pembiayaan. 

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan bahwa per November 2025, pembiayaan yang disalurkan oleh industri pergadaian tercatat mencapai Rp125,44 triliun, mengalami kenaikan signifikan sebesar 42,88% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. 

Kenaikan ini menunjukkan bahwa industri pergadaian semakin memainkan peran penting dalam sektor pembiayaan, meskipun dalam situasi ekonomi yang penuh tantangan.

Agusman, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, mengungkapkan bahwa meskipun ada pertumbuhan pembiayaan yang sangat signifikan, industri pergadaian tetap menjaga stabilitas dan tingkat risiko kredit yang terjaga. 

Hal ini menjadi kabar baik bagi sektor ini, yang terus memberikan kontribusi terhadap perekonomian Indonesia.

Peningkatan Pembiayaan Gadai Sebagai Kontributor Utama

Melihat lebih dalam, produk gadai masih menjadi kontributor utama dalam penyaluran pembiayaan industri pergadaian. Berdasarkan data OJK, pembiayaan terbesar yang disalurkan hingga November 2025 adalah produk gadai, yang mencapai Rp102,75 triliun. Angka ini mencakup sekitar 81,92% dari total pembiayaan yang disalurkan oleh industri pergadaian.

Gadai, yang selama ini dikenal sebagai salah satu cara mudah untuk mendapatkan pembiayaan dengan jaminan barang berharga, tampaknya semakin diminati oleh masyarakat Indonesia. 

Melalui produk gadai ini, masyarakat dapat memperoleh dana tunai dengan cepat tanpa harus melalui proses yang rumit, yang menjadi daya tarik utama bagi masyarakat yang membutuhkan dana mendesak.

Dalam hal ini, perkembangan industri pergadaian mencerminkan peningkatan kebutuhan masyarakat akan akses pembiayaan yang praktis, cepat, dan aman. 

Hal ini menjadi pertanda bahwa semakin banyak masyarakat yang memahami manfaat dari produk gadai sebagai alternatif pembiayaan jangka pendek.

Perkembangan Aset Industri Pergadaian yang Positif

Selain penyaluran pembiayaan yang terus mengalami peningkatan, OJK juga mencatat perkembangan positif dalam hal aset industri pergadaian. 

Per November 2025, nilai total aset industri pergadaian tercatat mencapai Rp151,16 triliun, meningkat sebesar 42,52% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya, yang hanya mencapai Rp106,06 triliun.

Peningkatan aset ini menunjukkan bahwa industri pergadaian tidak hanya berkembang dalam hal penyaluran pembiayaan, tetapi juga dalam pengelolaan dan akumulasi aset yang semakin besar. 

Aset yang dimiliki industri pergadaian ini tentu menjadi indikator penting dalam menilai stabilitas dan keberlanjutan industri, yang mampu mendukung pertumbuhan pembiayaan lebih lanjut.

Kenaikan aset ini juga menggambarkan bahwa industri pergadaian semakin diterima oleh masyarakat sebagai salah satu alternatif pembiayaan yang aman dan menguntungkan, baik bagi lembaga pergadaian itu sendiri maupun bagi nasabah yang memanfaatkan layanan mereka.

Stabilitas Risiko Kredit di Tengah Pertumbuhan Pesat

Meskipun industri pergadaian mengalami lonjakan signifikan dalam hal pembiayaan dan aset, OJK mencatat bahwa tingkat risiko kredit tetap terjaga dengan baik. 

Hal ini menjadi catatan penting karena semakin tinggi volume pembiayaan yang disalurkan, semakin besar pula potensi risiko yang dihadapi oleh lembaga keuangan.

Namun, dengan pengelolaan yang hati-hati dan adanya regulasi yang ketat dari OJK, industri pergadaian berhasil menjaga stabilitas tersebut. 

Agusman menekankan bahwa pengawasan yang intensif dan langkah-langkah mitigasi risiko yang tepat sangat penting dalam memastikan industri pergadaian tetap beroperasi dengan aman, meskipun dengan volume pembiayaan yang semakin besar.

Pengelolaan risiko yang baik ini juga berkontribusi pada kepercayaan masyarakat terhadap industri pergadaian. Masyarakat merasa aman untuk memanfaatkan layanan pembiayaan ini, mengetahui bahwa lembaga pergadaian yang mereka pilih memiliki komitmen untuk menjaga kestabilan finansial dan melindungi kepentingan nasabah.

Meningkatnya Jumlah Perusahaan Pergadaian Berlisensi

Sebagai tambahan informasi, per Juni 2025, OJK mencatat bahwa terdapat 208 perusahaan pergadaian yang telah memperoleh izin usaha. Angka ini menunjukkan adanya peningkatan jumlah perusahaan pergadaian yang sah dan terdaftar di bawah pengawasan OJK. 

Peningkatan jumlah perusahaan ini mencerminkan minat yang besar dari pihak swasta untuk berinvestasi di sektor pergadaian, yang semakin menunjukkan potensi besar di sektor pembiayaan ini.

OJK terus mendorong agar semakin banyak perusahaan pergadaian yang memenuhi standar operasional dan peraturan yang berlaku, guna menjaga integritas dan kualitas industri. 

Dengan semakin banyaknya perusahaan pergadaian yang berlisensi, diharapkan akan tercipta persaingan yang sehat dan peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.

Kesimpulan: Prospek Positif Industri Pergadaian di Masa Depan

Secara keseluruhan, industri pergadaian di Indonesia menunjukkan prospek yang sangat positif. Pembiayaan yang terus tumbuh, aset yang meningkat, serta pengelolaan risiko yang baik, menjadikan sektor ini semakin penting dalam perekonomian nasional.

Selain itu, dengan semakin banyaknya perusahaan pergadaian yang memperoleh izin usaha dan memenuhi regulasi yang berlaku, semakin terbuka peluang bagi masyarakat untuk mengakses layanan pembiayaan yang aman dan terpercaya. 

Ke depan, OJK dan industri pergadaian diharapkan dapat terus berinovasi dan menjaga keberlanjutan pertumbuhan ini, sembari tetap menjaga stabilitas dan kualitas layanan yang diberikan kepada nasabah.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index