Xabi Alonso Akui Sudah Bangkit dari Kegagalan di Madrid

Senin, 03 Agustus 2026 | 03:44:32 WIB
Xabi Alonso Tinggalkan Masa Sulit di Madrid, Fokus ke Chelsea [FOTO: NET].

JAKARTA - Xabi Alonso mengaku telah meninggalkan pengalaman kurang menyenangkan saat menangani Real Madrid.

Pelatih asal Spanyol itu menyebut masa sulit tersebut menjadi pelajaran berharga untuk menghadapi tantangan baru bersama Chelsea.

Alonso sebelumnya dipercaya menangani Real Madrid setelah mencatat kesuksesan besar bersama Bayer Leverkusen.

Namun, kiprah Xabi Alonso di Santiago Bernabeu hanya bertahan sekitar tujuh bulan sebelum berakhir setelah kekalahan dari Barcelona pada final Supercopa de Espana Januari lalu.

Selama menangani Real Madrid, Alonso juga sempat dikaitkan dengan hubungan yang kurang harmonis dengan sejumlah pemain senior, termasuk Vinicius Junior.

Meski begitu, pelatih berusia 44 tahun tersebut menegaskan dirinya telah bangkit dari pengalaman itu.

"Untungnya tidak terlalu banyak bekas luka dalam karier saya," kata Alonso kepada wartawan saat membuka tur pramusim Chelsea di Australia, dilansir dari laporan ESPN, Minggu (2/8/2026).

"Jadi, oke, saya mendapat bekas luka, tetapi ini akan sembuh. Sekarang sudah sembuh, dan saya sangat termotivasi dan bertekad untuk menikmati langkah selanjutnya ini seperti yang saya lakukan ketika saya memulai di Madrid," imbuhnya.

Ambil Banyak Pelajaran dari Masa Sulit

Alonso mengatakan tetap memperoleh banyak pelajaran selama menangani Real Madrid.

Ia mengevaluasi berbagai aspek, mulai dari strategi permainan hingga cara mengelola pemain.

Menurut mantan gelandang Timnas Spanyol itu, hasil yang diraih memang tidak sesuai harapan.

Karena itu, ia memilih menjadikan pengalaman tersebut sebagai bekal untuk berkembang.

"Melihat ke belakang, saya mengambil hal-hal positif dan hal-hal yang tidak berhasil," kata pelatih Chelsea itu.

"Saya sangat kritis terhadap diri sendiri, memikirkan apa yang bisa saya lakukan lebih baik karena hasilnya tidak sesuai harapan."

"(Dalam hal positif) ada banyak pengalaman, adaptasi yang harus saya lakukan, beberapa hal yang berhasil dan beberapa hal yang tidak berhasil dalam hal permainan, dalam hal manajemen pemain. Ini adalah campuran dari segalanya."

Alonso kini memulai babak baru bersama Chelsea setelah ditunjuk sebagai pelatih kepala menggantikan pendahulunya di klub London tersebut.

Optimistis Sambut Tantangan Bersama Chelsea

Chelsea menutup musim 2025-2026 dengan hasil yang kurang memuaskan.

Klub asal London tersebut finis di peringkat ke-10 klasemen Liga Inggris setelah berganti tiga pelatih dalam satu musim.

Hasil tersebut membuat The Blues tidak tampil di kompetisi Eropa musim ini.

Meski menghadapi kondisi tersebut, Alonso tetap optimistis menyambut musim baru bersama Chelsea.

Ia menilai skuad yang dimiliki masih mempunyai potensi besar untuk berkembang.

Mengenai keputusannya menerima tawaran Chelsea, Alonso mengatakan pertimbangannya didasarkan pada keyakinan pribadi serta momentum yang dinilai tepat.

"Itu harus banyak dipengaruhi oleh pikiran dan intuisinya," merujuk pada kepala dan nalurinya.

"Saya melihat ini adalah waktu yang tepat dari klub, waktu yang tepat untuk saya sendiri, sebuah kesempatan yang bagus."

"Ini adalah tim yang bermain sangat baik akhir-akhir ini dan situasinya tidak seburuk yang terlihat di akhir musim lalu. Ada potensi besar untuk berkembang dan mari kita lihat berapa lama [waktu yang dibutuhkan]."

Chelsea dijadwalkan mengawali Liga Inggris musim 2026-2027 dengan bertandang ke markas Fulham pada 24 Agustus.

Tags

Terkini

Kolo Muani Gabung Juventus, Transfer Capai Rp720 Miliar

Senin, 03 Agustus 2026 | 04:02:31 WIB

Xabi Alonso Akui Sudah Bangkit dari Kegagalan di Madrid

Senin, 03 Agustus 2026 | 03:44:32 WIB

Demiane Agustien Jalani Debut Pramusim Bersama Arsenal

Senin, 03 Agustus 2026 | 03:40:01 WIB