PSSI Tanggapi Keinginan Presiden Prabowo: Indonesia ke Piala Dunia

Jumat, 10 Juli 2026 | 22:43:01 WIB
Respons PSSI atas Keresahan Presiden Prabowo soal Piala Dunia [FOTO: NET].

JAKARTA - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, memberikan tanggapan terkait keresahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, karena timnas Indonesia belum berhasil menembus putaran final Piala Dunia 2026.

Keresahan tersebut disampaikan oleh Presiden Prabowo dalam acara peluncuran Program Mandatori Biodiesel B50 di Rest Area KM 57, Karawang, Jawa Barat, pada Kamis lalu.

"Ya kan jelas ya Pak Prabowo nyari Pak Ketum, Pak Erick, dan langsung nyari juga Menkeu (Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa). Berarti tahu juga bahwa Menkeu Pak Purbaya perlu support sepak bola Indonesia dengan anggaran dari APBN," kata Arya di Kemenpora, Jakarta, Jumat, saat ditemui awak media setelah menghadiri seremoni pelepasan tim sepak bola usia muda Indonesia ke Swedia untuk Gothia Cup 2026.

"Kan itu clear tuh karena dia seperti itu. Jadi kami butuh dukungan juga support seperti itu dari Menkeu, pendanaan," tambah dia.

Presiden Prabowo mengaku masih merasa resah dan belum puas meski Indonesia telah sukses menerapkan program biodiesel B50, lantaran tim nasional sepak bola Indonesia belum mampu menembus ajang pesta sepak bola akbar tersebut. Menurutnya, sepak bola adalah bagian dari kehormatan bangsa sehingga target untuk membawa Indonesia ke Piala Dunia harus menjadi perhatian serius.

"Yang masih kami sulit adalah masuk Piala Dunia. Nah itu saya masih...Jadi, saya resah, terus terang aja saya resah. Kami bisa B50 tetapi tidak masuk Piala Dunia, saya masih tidak puas," kata Prabowo dalam pidatonya.

Presiden kemudian meminta Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, untuk mencari cara agar Indonesia mampu menembus putaran final Piala Dunia edisi 2030 yang akan diselenggarakan di Spanyol, Portugal, dan Maroko. Prabowo juga telah menanyakan kepada Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengenai dukungan yang diperlukan guna mewujudkan target tersebut.

"Dan Pak Prabowo jelas ya dia kalau untuk hal lain naturalisasi dan sebagainya sangat support. Dan sekarang lihat ini butuh pendanaan, juga support. Mudah-mudahan kami 2030 bisa ke sana gitu," ucap Arya.

Sebelumnya, tim Garuda gagal melaju ke putaran final Piala Dunia 2026 usai menerima kekalahan dari Arab Saudi dan Irak pada putaran keempat babak kualifikasi Oktober tahun lalu. Kegagalan tersebut membuat Indonesia tidak berhasil mengamankan tiket sebagai wakil Asia.

Arya berharap kegagalan serupa tidak terulang dalam empat tahun mendatang. Ia mengungkapkan bahwa perbaikan yang telah dimulai saat ini, termasuk meningkatkan kualitas kompetisi liga, diharapkan dapat membantu tim Garuda menembus Piala Dunia 2030.

"Ya wajar, semua negara juga pasti pengen ke sana dan kan kemarin kami sudah berjuang tuh, sudah berjuang menuju ke sana. Capaian kami kemarin itu tertinggi sepanjang sejarah kami main bola. Artinya tahapan berikutnya ya mudah-mudahan yang kemarin lebih dari yang kemarin. Nah ini yang dilakukan," tutup dia.

Terkini