Grup PANI Milik Aguan, CBDK Tambah Modal Anak Usaha Pameran

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:11:31 WIB
Perkuat Bisnis MICE, CBDK Suntik Modal Rp90,1 Miliar ke IPN [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Bangun Kosambi Sukses Tbk. (CBDK) telah menyuntikkan tambahan modal sejumlah Rp90,1 miliar kepada anak perusahaannya, PT Industri Pameran Nusantara (IPN), yang mengelola kawasan Nusantara International Convention Exhibition (NICE) di Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang.

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), IPN menerbitkan 5,3 juta saham Seri B dengan nilai nominal Rp17.000 per saham atau senilai Rp90,1 miliar. Seluruh saham baru tersebut diambil bagian dan disetor penuh oleh CBDK. 

Sebelum transaksi ini, modal ditempatkan dan disetor IPN tercatat sebesar Rp2,56 triliun, dengan kepemilikan CBDK mencapai 99,99%. Setelah aksi korporasi tersebut, modal disetor IPN meningkat menjadi Rp2,65 triliun, dengan porsi kepemilikan CBDK yang tetap sebesar 99,99%.

Selain penambahan modal, perseroan juga melakukan penyesuaian kegiatan usaha IPN melalui perubahan referensi Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) dari KBLI 2020 menjadi KBLI 2025.

"IPN juga menambah sejumlah bidang usaha baru, antara lain pengelolaan pusat perbelanjaan, penyewaan gudang, penyediaan makanan di bangunan tetap, hingga aktivitas bar," seperti dikutip dari keterangan CBDK, Kamis (9/7/2026).

Di sisi lain, anak usaha CBDK lainnya, PT Samudra Mega Utama (SMU), turut meningkatkan modal dasar dari Rp1,2 miliar menjadi Rp39,6 miliar. SMU menerbitkan 23.001 saham baru senilai Rp13,8 miliar, sehingga modal disetor meningkat menjadi Rp14,4 miliar dengan kepemilikan CBDK yang tetap sebesar 99,90%.

Manajemen CBDK menegaskan bahwa penambahan modal serta penyesuaian KBLI tersebut tidak memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan. 

Langkah ini dilakukan untuk mendukung peningkatan kinerja usaha serta pengembangan bisnis di masa mendatang tanpa mengubah struktur pengendalian perusahaan.

Terkini