Kemenpar Genjot Potensi Gastronomi Nasional lewat InterFOOD 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 22:46:01 WIB
InterFOOD 2026 Jadi Ajang Perkuat Ekosistem Gastronomi Indonesia [FOTO: NET].

JAKARTA - Plt Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata, Rizki Handayani, menyatakan bahwa Indonesia memiliki fondasi yang tangguh untuk memajukan sektor gastronomi. Kekayaan kuliner yang tersebar di berbagai daerah dianggap sebagai aset krusial untuk memacu pertumbuhan segmen tersebut di masa depan.

Rizki memaparkan bahwa gastronomi tidak hanya berkaitan dengan makanan, melainkan juga mencakup nilai budaya yang menyertainya. 

Dengan lebih dari 500 kelompok etnis yang tersebar di nusantara, Indonesia mempunyai keragaman tradisi serta warisan kuliner yang melimpah, menjadikannya kekuatan besar dalam pengembangan gastronomi nasional.

 "Keanekaragaman tersebut menjadi kekuatan besar yang membedakan Indonesia dari negara lain," ujarnya saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (23/6/2026).

Pihaknya pun kini tengah berupaya memajukan gastronomi sebagai salah satu segmen pariwisata baru di tanah air. 

Sebagai bagian dari langkah tersebut, Kementerian telah menjalankan program Wonderful Indonesia Gastronomy yang fokus pada kurasi serta promosi kekayaan gastronomi Nusantara bagi masyarakat domestik maupun pasar internasional.

Selain itu, pameran industri semacam InterFOOD dianggapnya mampu berperan dalam memperkuat ekosistem gastronomi nasional. 

Menurutnya, pameran menjadi platform promosi efektif karena menampilkan gambaran komprehensif mengenai industri pangan, mulai dari penyediaan bahan baku, pengembangan sumber daya manusia, penerapan teknologi, hingga produk makanan yang siap dipasarkan. 

"Ke depan, saya membayangkan keterlibatan yang lebih besar dari pelaku wisata gastronomi, termasuk biro perjalanan yang menawarkan paket wisata gastronomi. Jika itu bisa terintegrasi dalam Interfood, maka ekosistem pariwisata gastronomi Indonesia akan semakin kuat," tambahnya.

Chief Executive Officer Krista Exhibitions, Daud D. Salim, menuturkan bahwa InterFOOD 2026 merupakan platform nasional bagi industri makanan dan minuman Indonesia yang kini berkembang menjadi ajang berskala internasional. Pameran dijadwalkan berlangsung pada 4–7 November 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Tangerang.

Selain menampilkan berbagai produk dan inovasi teranyar, InterFOOD 2026 juga akan dimeriahkan dengan sejumlah program unggulan. 

Di antaranya La Cuisine Cooking Competition 2026 yang diperkirakan diikuti hampir 1.000 chef domestik maupun mancanegara bekerja sama dengan ACP Indonesia, Indonesia Coffee Art Battle (ICAB) dan Roasting Competition bersama Dewan Kopi Indonesia, serta beragam kegiatan pelatihan dan sertifikasi kompetensi bagi pelaku industri makanan dan minuman.

"Tahun ini kami menargetkan sekitar 1.500 peserta dari 25 negara. Sekitar 12 negara akan hadir melalui pavilion resmi, sementara peserta lainnya berasal dari berbagai negara di luar pavilion," katanya.

Daud menambahkan, InterFOOD 2026 juga bakal menghadirkan program Hosted Buyers untuk memperluas peluang bisnis bagi peserta pameran. 

Penyelenggara menyiapkan sekitar 1.200 malam penginapan bagi pembeli terpilih dari dalam maupun luar negeri. Para buyers tersebut datang dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Surabaya, Bandung, Makassar, Palembang, Medan, dan sejumlah kota di Kalimantan, serta dari berbagai negara yang berpartisipasi dalam pameran tersebut.

Terkini