Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah 0,52 Persen ke Level Rp17.952

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:01:32 WIB
Fluktuasi Rupiah Rabu Ini: Ditutup Melemah Jadi Rp17.952 Per Dolar AS [FOTO: NET].

JAKARTA – Nilai tukar mata uang rupiah berakhir terpuruk dengan pelemahan 0,09% atau terpangkas 16 poin menuju posisi Rp17.859 per dolar AS pada sesi transaksi Selasa (23/6/2026). Di waktu yang sama, indeks dolar AS terpantau menanjak 0,11% menuju area 101,13.

Senior Currency Analyst MUFG, Lloyd Chan berpandangan ketetapan Bank Indonesia (BI) menaikkan BI Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,75% pada RDG Juni 2026 bakal menopang pelambatan laju penyusutan rupiah dalam kurun waktu pendek. 

Seperti yang dipahami, sebelum otoritas moneter mengambil tindakan mengerek BI Rate bulan ini, rupiah sempat terjerembap hingga menyentuh area Rp18.000 per dolar AS.

"Namun, meningkatnya ketidakpastian global kemungkinan akan membatasi pemulihan rupiah yang berkelanjutan. Likuiditas dolar AS di dalam negeri tetap ketat, menunjukkan adanya permintaan dasar yang masih kuat terhadap dolar. Tekanan eksternal tetap ada, termasuk tingginya yield AS dan harga minyak yang tinggi," jelasnya lewat riset, disadur Selasa (23/6/2026).

Melihat data pada sektor riil, angka surplus neraca perdagangan menyusut tajam menjadi US$89 juta pada April 2026, dari raihan sebesar US$3,3 miIiar di periode Maret 2026. 

Sementara itu, cadangan devisa merosot ke angka US$144,9 miIiar dari posisi US$156,5 miIiar pada Desember 2025. Pada momen yang sama, kenaikan inflasi pangan senilai 6,2% yoy diproyeksikan memperlebar risiko rambatan inflasi yang lebih luas.

Dalam situasi rupiah yang masih dibayangi oleh tekanan, Lloyd memprediksi adanya potensi kenaikan susulan BI Rate sebesar 25 bps pada kuartal III/2026, yang berpeluang terealisasi paling cepat pada Juli 2026. 

Dia memaparkan, arah kebijakan BI kini telah kentara beralih ke arah pengetatan yang merefleksikan kecemasan atas stabilitas kurs mata uang serta naiknya risiko inflasi.

Lloyd memproyeksikan dalam kurun pendek rupiah bakal berfluktuasi pada koridor Rp17.500 sampai Rp17.800 per dolar AS. Penguatan kurun pendek tersebut bakal bergantung penuh pada deeskalasi ketegangan geopolitik.

"Namun, dengan meningkatnya kembali ketegangan di Timur Tengah, risiko cenderung mengarah ke atas. Risikonya adalah konflik berlanjut hingga kuartal III, dengan rupiah bergerak sedikit lebih tinggi kembali menuju Rp18.200. Dalam kondisi ini, lonjakan kenaikan secara episodik masih mungkin terjadi di tengah meningkatnya ketidakpastian global," tuturnya.

INDONESIAN RUPIAH / U.S. DOLLAR - TradingView

15:05 WIB Rupiah Ditutup Turun 0,52%

Nilai tukar rupiah berakhir lunglai sebesar 0,52% atau anjlok 93 poin ke level Rp17.952 per dolar AS dalam sesi perdagangan Rabu (24/6/2026). Di pihak lain, indeks dolar AS (DXY) menguat 0,17% ke posisi 101,57.

12:22 WIB Rupiah Tergelincir 0,49%

Berdasarkan publikasi data TradingView, kurs rupiah mendapati penyusutan senilai 0,49% menuju posisi Rp17.950 per dolar AS pada siang hari ini.

09:55 WIB Rupiah Depresiasi ke Rp17.928 per Dolar AS

Nilai tukar rupiah atas dolar Amerika Serikat (AS) mengawali perdagangan dengan melemah menuju Rp17.928 pada sesi transaksi hari ini, Rabu (24/6/2026). 

Pada waktu yang bersamaan, greenback terpantau menorehkan penguatan. Merujuk data TradingView, rupiah dibuka lesu 69 poin atau berkisar 0,39% menuju level Rp17.928 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS menanjak 0,01% ke area 101,41.

Terkini