Pemerintah Dorong Reformasi Pasar Modal Lebih Terpercaya

Jumat, 06 Februari 2026 | 10:30:12 WIB
Pemerintah Dorong Reformasi Pasar Modal Lebih Terpercaya

JAKARTA - Kepercayaan investor menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas pasar modal nasional. 

Pemerintah memandang perlunya langkah pembenahan yang terarah agar pasar modal Indonesia semakin kompetitif. Upaya ini dilakukan melalui agenda reformasi yang sedang disiapkan secara menyeluruh.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto terkait penguatan kepercayaan investor asing. Presiden berharap pasar modal Indonesia mampu tampil sebagai bursa yang transparan dan berintegritas. Reformasi dinilai menjadi kunci untuk memperkuat citra positif Indonesia di mata dunia.

Pemerintah menempatkan pasar modal sebagai instrumen strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Keberlanjutan investasi membutuhkan kepastian hukum dan tata kelola yang baik. Oleh karena itu, agenda reformasi dipercepat untuk menjawab tantangan global.

Harapan Presiden Terhadap Transparansi Bursa

Presiden Prabowo Subianto menaruh perhatian besar pada tata kelola pasar modal. Ia berharap bursa Indonesia dapat dikelola secara transparan dan profesional. Integritas menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan investor internasional.

“Presiden, beliau berharap akan reformasi di pasar modal melalui OJK, kita berharap integritas, transparansi, maupun kepercayaan dunia internasional kepada Indonesia tetap terjaga,” ujar Airlangga. Pernyataan tersebut menegaskan arah kebijakan pemerintah ke depan. Reformasi diharapkan mampu memperkuat kredibilitas pasar modal nasional.

Transparansi dinilai penting untuk menciptakan iklim investasi yang sehat. Pasar modal yang terpercaya akan menarik lebih banyak investor. Hal ini menjadi modal penting dalam memperluas pembiayaan pembangunan.

Percepatan Reformasi Pasar Modal

Presiden juga meminta agar reformasi pasar modal dilakukan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Langkah cepat dianggap perlu untuk merespons dinamika global. Kepastian arah kebijakan menjadi perhatian utama pelaku pasar.

Airlangga mengatakan Presiden menekankan pentingnya eksekusi kebijakan yang efektif. Reformasi tidak hanya berhenti pada perencanaan. Implementasi yang konsisten menjadi kunci keberhasilan.

Percepatan ini diharapkan mampu memulihkan dan meningkatkan kepercayaan investor asing. Pasar modal Indonesia dituntut adaptif terhadap perubahan. Pemerintah berkomitmen menjaga stabilitas dan kredibilitas sistem keuangan.

Penegakan Aturan Secara Tegas

Presiden Prabowo juga menegaskan pentingnya penegakan aturan di pasar modal. Setiap pelanggaran harus ditindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku. Prinsip keadilan dan kepastian hukum menjadi prioritas.

“Bapak Presiden juga menegaskan bahwa apabila ada pelanggaran terkait dengan para apakah investor, apakah emiten, apakah anggota bursa yang melanggar aturan daripada bursa, aturan dari OJK atau melanggar undang-undang ini perlu ditindak tegas,” tambahnya. Pernyataan ini menegaskan sikap pemerintah terhadap pelanggaran. Tidak ada toleransi bagi praktik yang merusak integritas pasar.

Penegakan hukum yang konsisten diharapkan menciptakan efek jera. Pelaku pasar diharapkan mematuhi seluruh regulasi yang berlaku. Dengan demikian, pasar modal dapat tumbuh secara sehat dan berkelanjutan.

Peran OJK Dalam Reformasi Pasar Modal

Otoritas Jasa Keuangan memegang peran sentral dalam reformasi pasar modal. OJK bekerja sama dengan pemerintah dan Self-Regulatory Organizations. Kolaborasi ini bertujuan memperkuat pengawasan dan tata kelola.

Pejabat Sementara Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyampaikan rencana pembentukan tim khusus. Tim tersebut akan menjadi Satgas reformasi pasar modal. Langkah ini diambil untuk mempercepat proses pembenahan.

Pembentukan satgas diharapkan meningkatkan koordinasi lintas lembaga. Setiap kebijakan dapat dijalankan secara terarah dan terukur. OJK berupaya memastikan reformasi berjalan efektif.

Membangun Kepercayaan Investor Global

Reformasi pasar modal diarahkan untuk memperkuat kepercayaan dunia internasional. Investor global membutuhkan kepastian, transparansi, dan penegakan hukum. Pemerintah berupaya menjawab kebutuhan tersebut melalui kebijakan konkret.

Pasar modal yang kredibel akan mendukung aliran modal jangka panjang. Investasi yang masuk diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi. Keberlanjutan pasar menjadi fokus utama reformasi.

Dengan sinergi pemerintah, OJK, dan pelaku pasar, reformasi diharapkan berjalan optimal. Kepercayaan investor menjadi tujuan utama. Pasar modal Indonesia diharapkan semakin kuat dan terpercaya.

Terkini