DRMA Optimistis Perluas Pasar Hadapi Tantangan Industri Otomotif

Kamis, 05 Februari 2026 | 10:50:19 WIB
DRMA Optimistis Perluas Pasar Hadapi Tantangan Industri Otomotif

JAKARTA - Di tengah dinamika industri otomotif nasional yang penuh tantangan, PT Dharma Polimetal Tbk. 

Menyiapkan arah bisnis jangka menengah secara terukur. Perseroan melihat tekanan pasar domestik sebagai momentum untuk memperkuat fondasi usaha. Strategi adaptif dinilai menjadi kunci menjaga kinerja tetap stabil dan berkelanjutan.

Kondisi pasar kendaraan nasional sepanjang periode sebelumnya menunjukkan perlambatan yang nyata. Penurunan penjualan kendaraan roda empat berdampak langsung pada permintaan komponen otomotif. Situasi tersebut mendorong perseroan melakukan penyesuaian strategi bisnis secara menyeluruh.

Manajemen menilai bahwa tantangan industri tidak dapat dihindari. Namun, peluang pertumbuhan tetap terbuka melalui perluasan pasar dan diversifikasi produk. Fokus jangka panjang diarahkan untuk menjaga daya saing di tengah perubahan struktur permintaan.

Tantangan Pasar Otomotif Nasional

Tekanan utama yang dihadapi perseroan berasal dari melemahnya penjualan kendaraan roda empat. Kondisi ini sejalan dengan perlambatan pasar otomotif nasional dan pengaruh dinamika ekonomi global. Dampaknya terasa pada permintaan komponen kendaraan konvensional.

Penurunan volume penjualan kendaraan menciptakan tantangan bagi pelaku industri komponen. Permintaan dari produsen kendaraan mengalami penyesuaian signifikan. Hal tersebut menuntut strategi baru agar kinerja tetap terjaga.

Manajemen memandang situasi ini sebagai fase siklus industri. Penyesuaian dianggap wajar dalam perjalanan bisnis jangka panjang. Perseroan memilih tetap fokus pada penguatan pasar yang masih potensial.

Kinerja Penjualan Tetap Terjaga

Di tengah tekanan industri, DRMA mencatatkan kinerja penjualan yang relatif solid. Perseroan memproyeksikan penjualan tetap tumbuh secara single digit. Capaian ini menunjukkan ketahanan model bisnis yang dijalankan.

Pada periode sembilan bulan, pendapatan perseroan mengalami pertumbuhan secara tahunan. Kenaikan pendapatan mencerminkan keberhasilan menjaga permintaan dari segmen tertentu. Kinerja tersebut menjadi modal penting menghadapi tahun berikutnya.

Laba bersih juga tercatat meningkat dibandingkan periode sebelumnya. Peningkatan tersebut menunjukkan efisiensi operasional yang terus dijaga. Manajemen menilai hasil ini sebagai sinyal positif di tengah kondisi pasar yang menantang.

Peran Strategis Segmen Roda Dua

Segmen kendaraan roda dua menjadi penopang utama pendapatan perseroan. Kontribusi segmen ini mencapai lebih dari setengah total pendapatan. Stabilnya permintaan menjadi faktor utama pendukung kinerja.

Permintaan kendaraan roda dua relatif lebih konsisten dibandingkan roda empat. Kondisi ini memberikan keseimbangan portofolio bisnis perseroan. Diversifikasi segmen terbukti mampu meredam tekanan pasar tertentu.

Manajemen terus menjaga hubungan dengan pelanggan di segmen roda dua. Penguatan kualitas produk dan layanan menjadi fokus utama. Langkah ini diharapkan menjaga kontribusi pendapatan tetap optimal.

Kondisi Penjualan Kendaraan Nasional

Data industri menunjukkan penjualan kendaraan nasional mengalami penurunan tahunan. Penjualan mobil secara wholesales dan ritel sama-sama melemah. Kondisi ini mencerminkan daya beli dan permintaan yang menurun.

Penurunan penjualan kendaraan berdampak langsung pada industri pendukung. Produsen komponen harus menyesuaikan kapasitas dan strategi penjualan. Situasi tersebut menjadi tantangan bersama bagi seluruh pelaku industri.

Meski demikian, pasar otomotif nasional tetap memiliki potensi jangka panjang. Pertumbuhan ekonomi dan kebutuhan mobilitas masih menjadi faktor pendukung. Perseroan memandang pemulihan akan terjadi secara bertahap.

Strategi dan Target Bisnis 2026

Menghadapi tahun mendatang, perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan yang lebih tinggi. Strategi utama difokuskan pada diversifikasi pasar ekspor. Pengembangan bisnis sejak tahap awal juga terus diperkuat.

Perluasan portofolio produk dan penambahan variasi SKU menjadi prioritas. Langkah ini ditujukan untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Inovasi produk diharapkan meningkatkan daya saing perseroan.

Manajemen menetapkan target pendapatan yang lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Target tersebut mencerminkan optimisme terhadap pemulihan industri. Perseroan yakin strategi yang disiapkan mampu mendorong pertumbuhan berkelanjutan.

Terkini